in

Farmakologi Antioksidan – Antara Hipertensi dan Aterosklerosis – Part 2

II. Penyakit yang ditimbulkan
a. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Radikal bebas menggangu sel endotel yang terdapat pada permukaan pembuluh darah. Sel endotel menghasilkan NO (Nitrogen Mono Oksida) yang berguna untuk mendilatasi (melebarkan) pembuluh darah, namun jika NO kurang dihasilkan maka pembuluh darah tersebut akan bersifat vasokonstriksi (menyempit) maka aliran darah menjadi lebih cepat dan tekanan darah akan menjadi naik.
Radikal bebas mengganggu sel-sel yang terdapat di kelenjer endoktrin, sehingga sel-sel kelenjer endoktrin akan menjadi rusak dan akan menyebabkan aldosteronisme primer. Hiperaldosteronisme primer adalah sindrom yang disebabkan oleh hipersekresi aldesteron yang tidak terkendali yang umumnya berasal dari kelenjar korteks adrenal, maka adrenalin akan meningkat didalam darah jantung menjadi berdebar-debar dan tekanan darah akan menjadi tinggi (hipertensi)
b. Aterosklerosis
Pada penyakit aterosklerosis ini terjadinya penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah karena terjadinya penumpukan lemak pada pembuluh darah arteri. Pada pembuluh darah karena didalam pembuluh darah tersebut terjadi reaksi oksidasi lemak dalam lipoprotein densitas rendah / low densiti lipoprotein (LDL) dan lipoprotein densitas sangat rendah / very low densiti lipoprotein (VLDL) yang sebagian besar terdiri dari minyak jenuh. Jika ini terjadi di jantung, maka akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner (PJK) dan jika terjadi pada otak akan menyebabkan stroke.
Aterosklerosis dapat dicegah dengan menghambat reaksi oksidasi LDL / VLDL dengan menggunakan antioksidan. Antioksidan dapat menghalang radikal bebas untuk mengoksidasi lemak pada LDL ataupun pada VLDL. Pada reaksi oksidasi dari LDL ataupun VLDL tersebut maka hasil oksidasi LDL ataupun VLDL tersebut akan masuk kebawah dinding sel endotel tersebut dan terjadilah penumpukan hasil oksidasi LDL ataupun VLDL tersebut yang akan membentuk tumpukan yang disebut dengan aterosklerotik yang lama kelamaan akan menyempitkan pembuluh darah dan jika dibiarkan saja, maka tumpukan hasil oksidasi dari LDL ataupun VLDL tersebut akan menyumbat pembuluh darah (aterosklerosis).

REFERENSI
Katzung,Bertram G.,1989, FARMAKOLOGI KLINIK DAN DASAR, Penerbit Buku Kedokteran/EGC, Jakarta
Anonim, 1999, KAPITA SELEKTA KEDOKTERAN, Edisi 3, Media Aesculapius FKUI, Jakarta.
Widodo,Bircher,Lottererr, 1993, KUMPULAN DATA KLINIK FARMAKOLOGI, Gadjah Mada University Press, Jakarta.
Tjay,Tan Hoan.,Raharja,Kirana., 2002, OBAT-OBAT PENTING, Edisi 5, PT Gramedia, Jakarta.
Wolpert, L, 2011, THE MIRACLE OF CELLS, Penterjemah : P. Leo, Qanita, Bandung
Shargen, L, 2005, BIOFARMASETIKA DAM FARMAKOKINETIKA TERAPAN, Penterjemah : S. Sjamsiah, Airlangga University Press, Malang #Farmasi #Antioksidan #Radikalbebas

READ ALSO :   SUPERALIMENTOS PARA PRINCIPIANTES (SUPERFOODS) 🥑🍊🥝

Written by Aging Codes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Superfood Demystified: The Truth About Superfoods

María Poo explica qué son los Superfoods y los incluyas en tu dieta.